Wednesday, 9 November 2011

Sangat Singkat...

          Kamis, 07 September 2011, saya meninggalkan jayapura dan menuju ke Maluku khususnya kota Ambon untuk mengikuti Diklat Prajabatan Gol III selama 24 hari. Saya Terdaftar sebagai CPNS disalah satu Instansi Pemerintah di Indonesia, dan diperbantukan di Satker di Kanwil di Tanah Papua. Jujur awalnya saya tidak pernah bercita-cita jadi seorang pegawai negeri, namun keinginan kedua orang tua khususnya BAPAK saya oleh sebab itu saya mendaftarkan diri menjadi PNS. Saya bersyukur kepada Tuhan Yesus Kristus, Saya boleh lulus tes dan ditempatkan sesuai dengan pilihan saya. Sungguh diterima di Instansi Pemerintahan bukan rasa senang saja yaang dirasa, tapi capek dengan beberapa buah bibir tentang diterimanya saya sebagai PNS. Menurut mereka saya lolos dan bisa masuk karena ada orang Tua saya,memang saya akui kedua orang tua saya bekerja diinstansi yang saya tempati sekarang. Namun yang perlu dicatat kedua orang tua saya hanya staf pelaksana yang tidak mempunyai kedudukan apa-apa diinstansi ini. Ada juga isu kalau saya masuk karena UANG ( membayar/menyogok ) , sungguh semuanya itu sangat mengganggu saya. Dari dulu memang omongan ini sudah ada didalam diri PNS jika ada orang tuanya juga bekerja diinstansi yang sama, atau semuanya di zaman sekarang diukur dengan uang. Namun sungguh saya masuk PNS tidak mengeluarkan uang sepeser pun, ntah ini keberuntunganku atau ada orang yang membantu ambil ahli dalam hal ini. Namun saya tetap Percaya bahwa semua ini bukan hanya kebetulan, namun karena Pertolongan Tuhan Yesus Kristus sajalah saya bisa masuk kerja sebagaimana mestinya. Telinga memang panas mendengarkan buah bibir orang tapi perlahan-lahan semua bisa terkendali. Disini saya ingin menceritakan bagaimana saya bertemu dengan orang - orang yang baru saya kenal namun sangat berarti. Perkenalan kami bisa terjadi karena profesi kami yang sama. Kami dilatih untuk membentuk Karaktek seorang PNS. Pertama mendengar akan diadakan Prajabatan bagi kami CPNS kami senang, namun setelah dibilang selama 24 hari, rasa2nya tidak mau ikut, di Ambon pula....Biaya sendiri lagi. Memang lengkap sudah penderitaanku, mana selama saya kerja gaji CPNS ku selalu habis , baru biaya ke sana pake apa? Namun degan sangat terpaksa akhirnya saya ambil kredit, kredit koperasi hehehe...

Kamis, 07 November 2011 tepatnya kurang lebih Pukul tengah 3 saya tiba di Ambon dengan selamat. Saya tiba dibandara dan selama perjalanan dari jayapura ke ambon saya bertemu dengan beberapa teman CPNS yang tujuannya sama dengan saya. Berkenalan dipesawat dan dibandara kami transit. Tiba dibandara di Ambon saya dijemput dengan seorang ibu yang saya anggap sebagai tante saya sendiri. Kami berkenalan di Simak BMN di Lembang sama-sama orang toraja. Beliau mengantarkan kami ke Balai Diklat tempat kami akan melaksanakan Prajabatan. Pertama masuk gerbang saya merasakan tempat yang sangat-sangat asing sekali. Malas, dan gak tau apa yang terjadi dihari-hari mendatang selama kami prajab.  Akhirnya saya menemukan kamar saya, saya mendapat tempat tidur yang biasa2 tidak seperti dengan kamar2 dilantai I yang tempat tidurnya Spring Bad... Ada rasa kecemburuan awalnya, saya sekamar dengan 2 kakak-kakak yang seangkatan dengan saya di Pelatihan tersebut, kak sara dan kak damaris.

Kami bertiga semuanya adalah berasal dari suku toraja. Gambaran awal yang ada ya mereka masih asing bagi saya,saya baru aja bertemu mereka , gak kebayang selama 24 hari saya menghabiskan waktu bersama-sama mereka. Saya aja sama kedua sodara perempuan saya terkadang tidak cocok, Namun Puji Tuhan lambat laun kami ber 3 kompak baik itu Mau makan, tidur, mandi, kerja, belajar dan bercerita. 
Tibalah dihari yang sangat penting, Pembukaan Prajabatan Gol III, kami Bertemu antara satu dengan yang lain, yang awalnya saya bertemu dengan satu dua orang namun sekarang saya berhadapan dengan 38 orang yang seangkatan dengan saya. Jadi jika dijumlahkan kami berjumlah 41 orang per angkatan. Sungguh kami betul2 dibina, dibentuk menjadi seseorang yang bisa beradaptasi dengan lingkungan baru, terutama dengan orang-orang yang selama 24 hari menjadi keluarga baru di Ambon. 
Hari pertama kami mendapatkan kelas kami semua masih gengsi untuk berkenalan leih dekat. Ada yang masih malu-malu namun ada juga yang sudah bisa berbaur. Saya termasuk orang yang kurang berbaur karena mungkin keadaannya yang masih sangat2 asing bagi saya. Tapi kalau sudah tau aslinya saya termasuk orang yang menyenangkan kok, cuman sedikit cepat tersinggung :)..
Semuanya berjalan hari demi hari seperti layakya kami bersekolah lagi waktu duduk di bangku SMA. Kami belajar sesuai dengan jadwal pelajaran yang sudah disediakan panitia. Melihat jadwal itu kami macam ingin teriak, jarang ada waktu bermain kebanyakan waktu digunakan untuk belajar, sangat2 membosankan. Apalagi rata2 dikelas saya, hampir semua berlatar belakang pendidikan yang lebih dari saya, ada yang sudah menyandang Gelar S2, ada dosen lah ,ada Gurulah banyaklah yang lebih pintar dan lebih cakap berbicara daripada saya dan berpengalaman,sedangkan saya baru beberapa bulan lulus kulaih S1. Namun kami tetap diajarkan untuk belajar bekerja sama, kompak, saling mengasihi, mau berbagi, dan mau mengerti. Semakin hari kami semakin akrab, meskipun banyak hal-hal kecil yang masih menggunakan keegoisannya kita. Akhirnya rasa tidak enak pun ada. Tapi semuanya bisa diselesaikan dengan baik. Ntah itu Masalah Cinta, Masalah Perbedaan pendapat, masalah uang, dan masalah-masalah lainnya.



Para Panitia sungguh bikin kami tegang, kadang2 baik kadang2 jahat, Tapi kebanyakan baiknya   :).Namun kata yang paling kami bosan dengar adalah."Ingat Resume besok dikumpul"
dibalik kesangaran wajah mereka tersimpan sejuta kasih sayang dan senyum yang mereka tutup rapat2 (PAK ADE), Dibalik kelembutan dan perhatiannya kepada kami sanjungan kami selalu utarakan dari mulut kami (PAK YAN), Keakraban yang dibangun dan pengawasan yang baik, serta Kebijaksanaannya setiap hari di kelas kepada kami membuat beliau tak asing bagi kami (PAK DIRMAN). Ini sejarah baru bertemu dengan Orang Tua yang baik seperti Panitia Angkatan III.
Begitu juga para pengajar (WI) juga selalu memberikan kami Ilmu baik secara materi maupun praktek. Meskipun kami terkadang jenuh dan mengantuk setiap dikelas namun kami tetap berusaha menyerap sedikit demi seidkit apa yang beliau berikan.kepada kami terutama kedisplinan sebagai PNS.
Nah ini dia, teman-teman se asrama, se angkatan, seperjuangan yang penuh dengan karakter yang tentu berbeda-beda.Inilah beberapa aktivitas kami sebagai anak-anak Diklat Prajabatan Gol III.

Foto-Foto Bareng Setelah Acara Penutupan  Di depan Asrama B.


Setiap pagi kami harus bangun Pukul 04.00 WIT  karena sekamar 3 orang makanya kami harus antri mandi, sampe2 terkadang saya gak mandi kalau mau ibadah karena gak sempat hehehe,,,Setelah ibadah pagi kami harus siap-siap untuk mengikuti senam pagi ya itupun harus sesuai dengan jadwal senam karena guru senam kami tidak setiap pagi memberikan materi. Senam favourite yang kami sering lakukan adalag senam jantung sehat dan Dero,,,:)

jadi kangen nee.... Namun kalau tidak ada senam kami kembali ke kamar dan jujur saya yang paling sering naik tempat tidur kembali untuk melanjutkan tidur saya yang kurang. Ini semua terkadang gara-gara buat resum malam-malam bikin kepala sakit aja. Setelah kami mandi dan memakai seragam kami menuju ruang makan, kami mendapatkan sarapan setiap pagi. Jam Tengah 08.00 WIT prittt...priitt...pritt...priitt peluit dari panitia mulai terdengar. Beliau biasanya membunyikan peluit lebih dari 3 kali.

ID card saya
Kami mulai melaksanakan apel pagi, pada saat itulah pemeriksaan mulai dari seragam, perlengkapan dan yang paling penting adalah ID Card yang kami harus pakai setiap mengikuti aktivitas resmi dalam mengikuti Mata Diklat.Yang Paling menegangkan Adalah Memeriksa ID Card , kami sering terkecoh, lupa dan terlalu anggap remeh. Namun tetap tidak pandang bulu, siapa pun  yang tidak pakai ID Card siap2 dapat hukuman.


Seriusnya diriku^^

Suasana Belajar dikelas Ketika pembagian kelompok,,Lihatlah diriku setiap kali berada dalam kelompok saya dipercayakan sebagai Notulen hehehe :D. Pada saat-saat dikelas kami belajar disinilah kami bisa bertatap muka lebih leluasa. Karena apabila kami sudah keluar dari kelas kami lebih sering melakukan aktivitas dan kesibukan malam hari sendiri-sendiri. Ada yang main ke asrama lain ada juga yang mengurung diri dikamar, ada yang kumpul-kumpul diteras, ada yang online, dan ada yang keluar jalan-jalan disekitar lingkungan asrama pokoknya banyak aktivitas yang kami lakukan masing-masing. Tetapi dikelaslah kami bisa bertemu lebih lama, berinteraksi, bergaul, bercanda, serius dan tidur hehehe. Ya dikelaslah kami juga menyempatkan waktu untuk tidur, Karena rasa ngantuk yang beratlah kami akhirnya bisa tidur dan tidak menerima materi dengan baik. Namun ada kiat-kiat khusus yang membuat kami lepas dari rasa ngantuk yaitu membuat resum. Daripada kami harus begadang kami akhirnya lebih memilih membuat dikelas curi-curi waktu, jangan sampai WI melihatnya. Bagi saya pada saat membuat resume dikelas saya berusaha membagi pikiran dan memberikan pendengaran saya sepenuhnya kepada WI, takutnya tiba-tiba diberikan pertanyaan saya tidak bisa menjawab karena asyik dan sibuk sendiri. Setiap harilah kami begini, belajar, berdiskusi , dan berasik-asik ria dikelas.

Ditempat inilah Budaya antri kami tingkatkan. Kami berada dalam ruangan ini  bisa 5 kali dalam sehari, disinilah kami menghabiskan waktu untuk makan bersama, baik itu makan snack atau makan nasi. Makanan Favourite Diklat kami adalah Cakalang....Ampun DJ kalau gak digoreng, disaus, dan disantan, selama 24 hari makan ayam kami bisa hitung dengan jari, kurang lebih sekitar 5 kali. Namun bagi kami cakalang bukan makanan favourite  tapi makanan yang kami tidak suka,, BOSAN Boo.... 

Perhatikan Gaya Bapak Adri yang sedang asyik menikmati waktu luangnya untuk tidur siang...Kalau kegiatan yang satu ini semua angkatan paling suka, anak-anak paling senang, kami biasanya diberikan kesempatan paling sedikit tidur siang jam 1 sampai jam 2. Karena teman-teman kami yang muslim harus menjalankan sholat.
Lihatlah waktu hampir malam, lelah melekat di tubuh, namun kami tetap membagikan hari-hari kami dengan senyuman. Aksi para bapak-bapak angkatan 3 ini, dibalik kedewasan mereka sebagai orang yang lebih Tua dari saya, tapi disinilah mereka menjadi teman yang sangat asyik dan nyaman. Mampu berbaur dengan saya, bermain bagaikan anak-anak ABG dan tertawa ria bersama dan yang paling saya suka mereka juga mempunyai hoby yang sama yaitu Foto. Hampir semua kami sekelas suka berfoto hehehe.... Pokoknya Asiklah, ^_^
 Suasana Malam Hari, Bersantai, Bergurau, Dan Kegiatan latihan Nyanyi.... meskipun belajar dari pagi sampai malam tapi sungguh semangat kami tetap ada, demi tampil dihari penutupan Diklat Prajabatan. Kami bangga karena angkatan III termasuk angkatan yang menjadi patokan untuk angkatan2 lain termasuk kreativitas kami yang diluan dalam menciptakan ide untuk menyanyi di acara penutupan Diklat Prajabatan Gol III.





Nah setelah semua kegiatan selesai kami lakukan, kami akhirnya harus kembali ke kamar untuk beristirahat. Kami sekelas berada dalam satu asrama. Pukul 20.00 WIT kami harus kembali ke ruang makan untuk makan malam. Setelah makan malam kami kembali ke kamar kami masin-masing.Siap2 Menulis resume yang dimana 1 Mata diklat kami harus Membuat resume sebanyak 5 halaman. Ampun kadang2 tak mampu Membuat karena 1 modul itu isinya sangat tebal. Akhirnya kami tidur sampai larut malam. Besoknya mengantuk dikelas dan akhirnya kami rata2 dikelas hampir ketiduran...




My Galery :

Aktivitas kami di Balai diklat

Melalui Prajabatan ini kami Bisa Berkumpul dengan suku kami jadi kayak Arisan dech :)




Lihat gaya Kami dikelas...:) Belajar sambil bermain

Waktu Luang setelah Kerja bakti

Selama 24 hari kami terpisah dari keluarga, kami pergi dengan berat hati , namun waktulah yang menjawab. Kami Ke Ambon tujuannya Belajar namun Bukan hanya Pelajaran dari Balai Diklat saja yang kami peroleh namun Pelajaran tentang kehidupan, tentang kebersamaan, dan tentang Perpisahan kami dapatkan. Kami berterima kasih , karena dengan prajabatan ini kami memperoleh Keluarga Yang Baru. Kami berpisah bukan untuk saling melupakan , tetapi kami akan menjadikan ini , sebagai kenangan yang tidak pernah dilupakan dalam kehidupan kami.
Biarlah senyum yang kami keluarkan menjadi semangat yang akan kami kenang dalam hidup kami. Biarlah amarah yang kami rasakan menjadi pelajaran untuk membentuk kami menjadi Pribadi yang lebih sabar. Biarlah waktu yang kami lewatkan menjadi memory yang berharga dan akan terukir selama-lamanya.  Kami berharap suatu saat nanti waktu mempertemukan kami semua kembali seperti waktu kami Prajabatan. Miss You All...
Tuhan Memberkati Kita Semua Angkatan III.

  
See You Next Time...

THE END

No comments:

Post a Comment