Sunday, 17 July 2011

Air Mata

Semalam air mataku berlinang, bercucuran seperti air hujan yang membasahi bumi. Kegelisahan dan ketidaktenangan dalam perasaan membuat aku diperdaya dengan air mataku, air mataku membasahi mataku , membuat hatiku merengek dalam tangisanku.

Dari penggalan kalimat diatas dapat kita lihat situasi yang menggambarkan keadaan seseorang yang sedang menangis karena ketidaktenangan yang ia rasakan. Air mata yang ia keluarkan merupakan hasil yang terlihat jelas pada saat ia menangis. Dengan demikian ada hal yang menarik yang perlu kita perhatikan dari kondisi diatas ,yaitu Air mata. Air mata adalah wujud yang kita keluarkan pada saat kita sedang menangis. Menangis mungkin identik dengan rasa pada saat kita sedang sakit hati , marah, jengkel, sedih dll, sebaliknya tertawa identik dengan rasa senang, jatuh cinta, dll. Namun dari 2 situasi diatas dapat menghasilkan 1 wujud yaitu air mata. Kita menangis mengeluarkan airmata, kita juga tertawa terkadang mengeluarkan air mata. Dari sini kita bisa lihat bahwa setiap apa pun yang kita alami Allah tidak melepaskan kita dari air mata. Justru karena air mata mempunyai fungsi yang banyak Allah membiarkan air mata akan selalu mengalir dalam kehidupan kita. Bukan karena Allah sanggup melihat kita menangis atau membiarkan kita terbawa terus dengan kesedihan, tetapi dari air mata yang sudah dikeluarkan akan ada 1 kekuatan yang tercipta dengan sendirinya setelah kita mengeluarkan semuanya melalui tangisan.
Semuanya terlihat jelas dalam kehidupan kita sehari-hari, banyak manusia terlebih khusus para lelaki yang malu menunjukkan keadaannya dan mengekspresikan keadaannya dengan menangis. Padahal menangis justru merupakan satu ekspresi yang bisa membuat keadaan didalam diri manusia jauh lebih tenang. Berbeda dengan kaum wanita, yang selalu mengekspresikan situasi yang ia alami melalui tangisan, setelah mereka menangis seorang wanita akan merasakan lebih berarti, meskipun hanya menangis yang mereka bisa lakukan. Oleh sebab itu mari kita temukan kenapa menangis itu perlu dan sangat baik bagi kita semua.
Diatas sudut mata kita ada kelenjar yang disebut kelenjar air mata (lakrimal), melalui kelenjar inilah air mata dikeluarkan. Ternyata air mata yang keluar dapat berfungsi membersihkan mata kita, membunuh beberapa bakteri yang ada disekitar mata kita, selain itu juga Air mata dapat menurunkan tingkat emosional didalam diri kita. Perlu kita ketahui, bahwa air mata berasal dari darah. Darah akan mengalir masuk ke dalam kelenjar air mata, kemudian melalui dinding sel terjadi penyaringan sehingga unsur warna merah yang terdapat dalam darah tidak kelihatan lagi dan menghasilkan cairan bening yang disebut air mata. Kadar yang terkandung dalam air mata juga bisa berbeda-beda sesuai dengan situasi yang kita hadapi baik itu senang maupun sedih. Airmata yang ke luar pada saat merasa rileks ini disebabkan karena adanya rangsangan pada saraf yang membuat rileks badan dan jiwa (senang) dinamakan saraf parasimpatik. Ciri-ciri airmata ini adalah ke luar dalam jumlah yang banyak, rasanya hambar, dan mengandung banyak kalium. Lain halnya pada saat kita sedang marah .Airmata yang keluar pada saat perasaan tidak tenang ini terjadi karena adanya rangsangan pada saraf simpatik (saraf yang menyebabkan rasa tegang pada badan dan perasaan). Kekhasan airmata ini adalah jumlahnya relatif sedikit dan rasanya asin karena mengandung banyak natrium. Air mata yang dikeluarkan pada saat menangis ternyata adalah cairan yang mengandung racun, sehingga bukan hal yang rugi apabila kita menangis, karena tanpa disadari dengan menangis kita bisa lebih jauh hidup sehat. Inilah bukti bahwa Allah mengasihi manusia lewat air mata yang Ia berikan. Manusia berpikir mengeluarkan air mata adalah hal yang memalukan, tapi ternyata apa maksud dari Allah memberikan air mata manusia tidak akan pernah memahaminya. Karena apa yang dipikirkan Allah tidak dapat dilampaui oleh manusia. manusia bisa saja berspekulasi tentang ini itu, tetapi Tujuan Allah tidak ada yang tahu, semuanya pasti diberikan dalam keadaan baik, walaupun jalannya tidak selalu baik. Allah akan selalu mengasihi kita senantiasa, meskkipun kita harus menangis tersendu-sendu, karena akan ada kerugian bagi mereka yang tidak pernah menangis.


Aku menuliskan kepada kamu dengan hati yang sangat cemas dan sesak dan dengan mencucurkan banyak airmata, bukan supaya kamu bersedih hati, tetapi supaya kamu tahu betapa besarnya kasihku kepada kamu semua
(2 korintus 2:4)



sumber : Alkitab, dinuho, http://www.RuangBerkas.com

Thursday, 14 July 2011

Dengan Cara Apa?

Kalau kita mengasihi seseorang bahkan membenci seseorang, pasti ada satu tindakan atau cara yang kita ambil untuk menyatakan apa yang kita rasakan. Setiap orang punya cara yang berbeda-beda untuk mengungkapkan semuanya itu. Mereka bisa menyatakan dengan kondisi mereka masing-masing, tergantung bagaimana mereka menyikapinya. Kemampuan kita untuk menyatakan apa yang kita mau atau apa yang kita rasa kepada sesama kita, membuat kita menginginkan suatu rasa timbal balik dari apa yang kita nyatakan.Mungkin kita dapat menyatakan dengan cara berbicara, gerakan tubuh, atau secara tulisan. Begitu juga Halnya dengan kita ,Kita adalah manusia yang penuh dengan pengharapan tidak bisa hidup sendiri dan tidak dapat menyelesaikan masalah kita hanya dengan melangkah sekali saja. Banyak lubang-lubang yang kita mesti lewati sebelum kita menemukan jalan yang bagus yang sudah diaspal dengan baik. Banyak cara yang kita bisa lakukan untuk mendapatkan yang kita inginkan didunia ini, Tapi jika apa yang kita inginkan tidak melalui keyakinan kita kepada Sang Khalik, tentu saja semuanya tidak akan pernah tercapai. Allah memberikan kepada manusia, berkat, karunia dan sukacita sesuai dengan kebutuhan mereka masing-masing dan tepat pada waktunya. Oleh sebab itu, jika kita tidak menjalin hubungan yang dekat dengan Sang Pencipta kita tentu saja tidak ada hubungan yang harmonis diantara kita dengan Allah. Dengan demikian kita dianjurkan oleh Allah untuk berkomunikasi kepada Dia , dengan betul-betul dan sungguh-sungguh berbicara dari hati ke hati. Allah menginginkan kita berdoa, menaikkan pengharapannya kita kepada Dia, menyatakan apa yang kita rasakan kepada Dia, dan Percaya kepada Dia. Dari situlah Allah melihat cara kita dalam menaikkan pengharapan kita lewat komunikasi yang indah melalui doa yang indah. Allah akan menjawab dan memberikan apa yang kita minta jika kita senantiasa berharap kepada Dia, semuanya diawali dengan Doa , kemudian berusahalah dan bekerjalah, Allah akan melihat Kesungguhan yang kita lakukan untuk mendapatkan apa yang kita harapkan.
Dari renungan di atas dapat kita simpulkan bahwa :
1. Sesuatu yang kita rasakan hendaknya kita sampaikan melalui cara kita masing-masing
2. Berdoa adalah Cara yang tepat untuk berkomunikasi kepada Allah dalam menyatakan pengharapan kita sebagai manusia yang lemah.
3. Keyakinan dan Iman yang bertumbuh dalam pengharapan kita membuat segalanya terjadi sesuai dengan yang Allah rancangkan kepada kita.

Berdoalah sebelum engkau bertindak, berserahlah sebelum engkau melangkah , karena Allah lebih tau apa yang akan terjadi sebelum kita melakukan segala macam cara untuk mendapatkan apa pun yang kita inginkan.
Jesus Bless You...

Sunday, 10 July 2011

Pernikahan


Ada beberapa bagian Hidup yang Patut kita Lihat dan jaga baik-baik. Ketika Kita diperhadapkan oleh satu masalah kita akan merasakan ketakutan dalam mengambil tindakan. termasuk halnya ketika kita berani mencintai seseorang dalam hidup kita, kita tidak pernah sadar bahwa itu merupakan masalah yang sangat besar apabila kita salah memilih. Kita diberikan kemampuan untuk peka merasakan apa yang sebenarnya diberikan Tuhan buat kita, termasuk cinta yang kita sanjung didalam kehidupan asmaranya kita. Oleh sebab itu Allah mengajarkan kepada kita, jika kita berani mencintai seseorang berarti kita berani menghadapi segala sesuatu yang kelak akan menimpa kita. Bukan berarti saya mengatakan bahwa mencintai seseorg adalah salah satu tindakan yang salah. Tidak demikian, karena kita bisa mempelajari dari Yesus Kristus , Ia mencintai BAPA di Sorga sehingga Ia Rela harus menderita , menerima kesakitan yang luar biasa, menerima cacian, bahkan menghadapi kematian hanya demi menebus semua dosa umat manusia. Demikian halnya kita, kita diajarkan untuk yakin pada satu keyakinan yaitu kepada BAPA di Sorga memalui penderitaan Yesus Kristus. Begitu juga cinta yanng kita putuskan untuk hadir didalam kehidupan kita adalah tanggung jawab besar kita kepada Allah, apalagi kita berani mengucapkan janji kudus untuk hidup bersama-sama didalam Kristus merupakan suatu perjanjian yang apabila kita langgar sangat besar resiko dan dampaknya. Pernikahan yang hendak kita lakukan hanya dapat kita nikmati dan diijinkan sekali dalam seumur hidup, Jika lebih dari satu maka kita seudah menyalahi apa yang Allah ajarkan kepada kita. Kita menggambarkan seperti satu dari anggota tubuh tidak bisa lepas dari anggota tubuh lainnya, demikian juga halnya dengan pernikahan, Apa yang sudah dipersatukan Allah tidak dapat diceraikan manusia. Jika Hal itu terjadi , sama saja kita menyeleweng kepada allah lain yang sebenarnya tidak pernah mendatangkan karunia selain Allah yang Esa.
Dari renungan diatas, kita diajarkan untuk :
1. Melihat apa yang menjadi bagian penting dari kehidupan kita, dengan cara lebih peka
merasakan apa yang Tuhan berikan baik itu berkat maupun cobaan dan penderitaan.
2. Kita boleh memutuskan suatu keputusan yang penting dalam kehidupan kita, karena Allah memberikan kita hikmat dan kemampuan untuk mengambil tindakan, tetapi semuanya itu harus berjalan seturut dengan apa yang Bapa ajarkan kepada kita.
3. Apa yang kita sudah putuskan terutama mengenai janji kudus kita kepada Bapa tidak
sekalipun kita berhak melanggarnya dan mengabaikan karena apa yang kita perbuat di dunia semua akan dipertanggungjawabkan dihari yang terakhir, yaitu hari dimana saat Dia datang untuk ke dua kalinya......
"Tuhan Memberkati"