Friday, 9 December 2011

Lessons of Life

Saya Bersyukur karena Kau memberikan pelajaran kepadaku...
Perjalananku tidak berhenti pada saat saya merasakan semuanya cukup, tetapi masih banyak yang kau hadirkan.
Dari sepanjang hidupku sampai sekarang banyak yang saya rasakan. Bagaimana pernah menjadi orang yang tawar hati, bimbang dan ragu, malu, sakit hati, senang, jatuh cinta, menangis, tertawa, ingin tenang, hati dan pikiran yang gelap, tidak merasakan keadilan, tidak pernah merasa cukup, tidak pernah bersyukur, Tersiksa karena rasa berdosa, Takut, Menggerutu, Dibenci, Berbohong, dicaci maki, disayangi, dijaga, bersabar, menerima kenyataan, dan masih banyak lagi yang diberikan Tuhan kepada saya melalui rasa yang saya lewati disepanjang tahun ini. Saya terkadang menderita dan merasa tidak terima akan apa yang Tuhan berikan ke saya, hampir semuanya adalah ujian dan cobaan buat saya. Saya bertanya-tanya apakah hanya saya yang merasakan begitu banyak  lika - liku dalam hidup ini? Atau ini semua karena Tuhan memperhatikan saya dengan luar biasanya. Ia ingin membentuk saya menjadi seorang wanita Kristen yang Kuat, yang berani, yang maju, yang mau. Tetapi akal sehatku, dan kekuatanku tidak cukup untuk menjalani ini semua. Saya selalu bersungut-sungut bahkan hampir dan sering mengatakan lebih baik saya mati saja. Saya sudah membuat hati Tuhan sakit melebur-lebur, seharusnya saya bersyukur atas hidup yang masih saya lewati sampai sekarang. Saya masih mempunyai keluarga yang lengkap. Saya masih bisa merasakan cinta yang luar biasa. Dan terutama saya masih diberikan kesempatan dari Tuhan. Persoalan selalu datang berturut-turut, baik itu karena ulahku sendiri maupun dari faktor luar. Saya tidak mau menghakimi siapa pun, karena jujur saya adalah orang yang paling takut didunia ini. Saya seperti tidak merasakan tenang sedikit pun padahal saya diperkenalkan tentang Yesus sejak saya lahir. Dalam Firman Allah banyak janji-janji yang diberikan untuk manusia kalau manusia mau mengikuti Yesus. Saya Percaya Tuhan Yesus adalah Juruselamat seluruh umat manusia. Namun Saya hanyalah manusia yang sungguh-sungguh tidak mampu menghilangkan rasa takutku yang luar biasa. Rasa takut itu yang terkadang membuatku jauh dari Tuhan. Takut tetapi tidak mampu merubah hidup, Apa gunanya saya masih diberikan Allah hidup kalau setiap harinya saya hanya dipenuhi dengan ketakutan? Apa gunanya saya masih dipelihara Allah setiap saat tanpa melihat kesalahanku yang banyak dihadapan-Nya.
Disinilah saya mulai bergumul ketika saya merasakan hancur berkeping-keping karena cinta dan sayang yang saya berikan buat seseorang yang hadir dalam kehidupan saya. Saya banyak berubah, banyak menangis, banyak terluka dan banyak berdosa. Saya tidak pernah menginginkan ini terjadi , namun inilah perjalanan hidup yang saya tidak bisa tolak. Karena saya tidak tau apa yang bakal saya hadapi didalam perjalanan saya. Lepas dari kesakitanku, banyak ungkapan syukur yang saya naikkan . Saya boleh selesai menimba ilmu dengan hasil yang baik, air mata saya terbalas dengan kebahagiaan yang luar biasa. Kedua Orang tuaku berhasil menjadi orang yang menjalankan amanah Allah untuk memberikan yang terbaik buat anak-anak mereka. Saya berterima  kasih kepada kedua orang tuaku, Namun terkadang ego antara saya dan kedua orang tuaku saling bertempur. Saya merasa apa yang orang tua saya ingin tidak sesuai dengan apa yang saya inginkan. Begitu terus menjadi beban dalam hidupku, apa yang orang tuaku mau belum tentu membuatku bahagia secara lahir batinku.... Mulai lagi saya bersungut-sungut dengan apa yang saya alami. Termasuk ketika saya sakit dan gagal terus menerus karena cinta kini saya dipertemukan dengan sosok lelaki yang saya tidak tau awal dari perasaan itu muncul, saya tidak tau kenapa musti dia , dia yang harus ku cintai? Orang yang terang-terangan susah untuk saya miliki, namun semakin hari semakin besar rasa ini. Apa maksud Allah mempertemukan saya dan dia? Apa mau Allah ketika saya mengenal dia? karena cintaku ini saya mendapat caci maki yang luar biasa, saya sakit dan dihantui rasa takut. Tuhan kenapa Dia..dia...dan dia? Namun sampai saat ini Allah belum memberikan saya penjelasan apa maksud saya dipertemukan. Saya mencintai orang yang jauh dari Kristus. Namun sampai sekarang saya masih mencintainya bahkan lebih besar dari awal saya mengenalnya. Banyak yang kami lewati bersama-sama, namun itu belum menjamin bahwa saya dan dia akan bersatu. Semua butuh bukti, kemauannya untuk mengenal Kristus saya terima, dan saya akan berusaha menuntun dia meskipun saya sadar saya belum bisa dikatakan pengikut Kristus yang sempurna. Namun dari semua ini kita mendapat pelajaran dimana semuanya kita bangun bersama-sama dari masa pacaran. Banyak konflik bahkan anugerah yang datang, dan saya berusaha untuk Kuat dan mampu berjalan dengan dan tanpa restu dari orang tua. Saya berharap dan berdoa semoga perjuanganku membuktikan kepada mereka bahwa inilah yang Allah kirimkan buat saya, dan dia adalah sosok yang Allah percayakan untuk mendampingi saya.
Inilah hidup saya, yang saya jalani setiap harinya. Kiranya disaat-saat penghujung tahun ini saya ingin perubahan yang membawa saya hidup baru, dengan tidak merasakan perasaan yang membuat saya jauh dari Allah. Karena ketika kita jauh dari Allah maka kita tidak akan menemukan 1 titik temu yang dapat menyelesaikan semua persoalan hidup. Saya ingin berhenti mengatakan kata Takut di Tahun depan Tuhan.
Saya Mau memberikan Kado yang indah buat Engkau, kedua orang tuaku, dan dia yang Kau kirimkan untukku. Tetaplah bersamaku, dan Tetaplah menjadi Guru yang memberikan Pelajaran setiap harinya dengan cobaan-cobaan yang justru menguatkan saya. I Love them..And I Love You God...

Not because you were...
Not because you are good...
But Since you all love me...


"( Tuhan Yesus Kristus, bpk&mama and may rizky akbar toar soemampouw )"

Tuesday, 29 November 2011

Tidak Akan,,,,

Tuhan ini Jawaban dari semuanya, Apabila ku pertahankan semuanya sesuai dengan kemauanku akan semakin diinjak rasa cintaku.
Tuhan ini Langkah awal dari semuanya , jika aku harus menemukan seperti ini aku berharap suatu saat aku tidak akan menjadi orang yang paling terkoyak. Aku berusaha sabar, aku berusaha Kuat, aku berusaha menerima Tapi apa yang aku terima TUHAN ...??
Beginikah caranya kau menegurku dan memukulku...?
Aku terima dan aku akan bersyukur dan melewati hari2ku sendiri tanpa mempercayai 1 pun orang yg datang kepadaku dan berkata MENCINTAIKU,,, Tidak akan ku biarkan kesabaranku Membuatku Terpukul seumur hidup...Semuanya berawal dari kegagalan dan inilah...inilah yang Ku Lihat Dari Apa yang KAU tunjukkan Padaku...



#Jeritanhati#

Thursday, 10 November 2011

Terlalu Lemah,,

Tuhan apa manusia terutama Wanita, hanya hidup diperuntukan sebagai kaum Lemah. Memang Kalau dilihat secara Fisik kami merasa puas, namun kekuatan dalam hati nurani kami merasa jauh dari itu Tuhan. Dimana letak kesalahan kami sebagai wanita? dan Karena apa Engkau mencobai kami dengan segala macam perkara. Tentu Engkau lebih tahu apa yang kami lakukan pertama - tama ketika kami dihadapkan dengan segala macam masalah , menangis Tuhan , Menangis yang kami bisa ukirkan terlebih dahulu disaat Batin kami tidak kuat menjalani semuanya itu. Kerinduan Kami Tuhan untuk menjadi sosok yang lebih kuat selalu hadir. Kenapa kami tidak bisa dibentuk menjadi sosok Pria yang berani dan kuat Tuhan. Apakah karena semua itu sudah tertulis dalam firmanMu sehingga kami harus mengalami semua ini ?" Firman-Nya kepada Perempuan itu : Susah payahmu waktu mengandung akan Kubuat sangat banyak; dengan kesakitan engkau akan melahirkan anakmu; namun engkau akan birahi kepada suamimu dan ia akan berkuasa atasmu " ( Kejadian 3 :16 ). Kenapa Kami yang kebanyakkan mendapat malu dan sakit hati Tuhan? (Yohanes 8 : 3 - 5) . Kenapa kami yang harus terluka dan dilukai ? ( Ratapan 5 : 11) . Kami Kaum Lemah Tuhan Tidak dapat kah Engkau bersikap Adil pada kami. Kami Tahu Engkau selalu memperhatikan kami, Setiap hari bahkan setiap detik. Berikan kami pelajaran yang membuat kami bisa berubah menjadi sosok yang Hebat, Kuat, dan Tahan Uji. Kami tidak ingin sama dengan Engkau karena kami sadar kami ini hanya ciptaanMu, Namun kami ingin menjadi seseorangWanita yang sadar kalau hidup itu bukan hanya untuk menangis Tuhan.Hidup itu bukan hanya untuk mengeluh Tuhan, dan hidup itu bukan hanya untuk berkata-kata Tuhan. Bisakah Engkau memberikan kami kesempatan untuk mengakui diri kami, bahwa Kami bisa berdiri tegak sama seperti Para Lelaki. Lelaki yang kau ciptakan untuk menemani kami, menuntun kami, membawa kami ke suatu titik yang kau titipkan kepada mereka.
Berikan cara yang baik kepada kami Tuhan, bukan kami tidak mensyukuri apa yang sudah Engkau berikan. Tetapi kami Mau Maju Tuhan , Maju didalam Engkau TUHAN YESUS KRISTUS
Kami menaikan doa kepadaMu karena kami percaya ada Janji tertulis yang Engkau berikan kepada kami melalui FirmanMu, bukan hanya pukulan yang Engaku berikan tapi Engkau juga yang akan membalut kami dengan KasihMu." Pencobaan - pencobaan yang kamu alami ialah pencobaan-pencobaan biasa, yang tidak melebihi kekuatan manusia. Sebab Allah setia dan karena itu Ia tidak akan membiarkanmu kamu dicobai melampaui kekuatanmu. Pada waktu kamu dicobai ia akan memberikan kepadamu jalan keluar, sehingga kamu dapat menanggungnya." (1 Korintus 10 : 13) Amin.


The prayer _a Women

Wednesday, 9 November 2011

Sangat Singkat...

          Kamis, 07 September 2011, saya meninggalkan jayapura dan menuju ke Maluku khususnya kota Ambon untuk mengikuti Diklat Prajabatan Gol III selama 24 hari. Saya Terdaftar sebagai CPNS disalah satu Instansi Pemerintah di Indonesia, dan diperbantukan di Satker di Kanwil di Tanah Papua. Jujur awalnya saya tidak pernah bercita-cita jadi seorang pegawai negeri, namun keinginan kedua orang tua khususnya BAPAK saya oleh sebab itu saya mendaftarkan diri menjadi PNS. Saya bersyukur kepada Tuhan Yesus Kristus, Saya boleh lulus tes dan ditempatkan sesuai dengan pilihan saya. Sungguh diterima di Instansi Pemerintahan bukan rasa senang saja yaang dirasa, tapi capek dengan beberapa buah bibir tentang diterimanya saya sebagai PNS. Menurut mereka saya lolos dan bisa masuk karena ada orang Tua saya,memang saya akui kedua orang tua saya bekerja diinstansi yang saya tempati sekarang. Namun yang perlu dicatat kedua orang tua saya hanya staf pelaksana yang tidak mempunyai kedudukan apa-apa diinstansi ini. Ada juga isu kalau saya masuk karena UANG ( membayar/menyogok ) , sungguh semuanya itu sangat mengganggu saya. Dari dulu memang omongan ini sudah ada didalam diri PNS jika ada orang tuanya juga bekerja diinstansi yang sama, atau semuanya di zaman sekarang diukur dengan uang. Namun sungguh saya masuk PNS tidak mengeluarkan uang sepeser pun, ntah ini keberuntunganku atau ada orang yang membantu ambil ahli dalam hal ini. Namun saya tetap Percaya bahwa semua ini bukan hanya kebetulan, namun karena Pertolongan Tuhan Yesus Kristus sajalah saya bisa masuk kerja sebagaimana mestinya. Telinga memang panas mendengarkan buah bibir orang tapi perlahan-lahan semua bisa terkendali. Disini saya ingin menceritakan bagaimana saya bertemu dengan orang - orang yang baru saya kenal namun sangat berarti. Perkenalan kami bisa terjadi karena profesi kami yang sama. Kami dilatih untuk membentuk Karaktek seorang PNS. Pertama mendengar akan diadakan Prajabatan bagi kami CPNS kami senang, namun setelah dibilang selama 24 hari, rasa2nya tidak mau ikut, di Ambon pula....Biaya sendiri lagi. Memang lengkap sudah penderitaanku, mana selama saya kerja gaji CPNS ku selalu habis , baru biaya ke sana pake apa? Namun degan sangat terpaksa akhirnya saya ambil kredit, kredit koperasi hehehe...

Kamis, 07 November 2011 tepatnya kurang lebih Pukul tengah 3 saya tiba di Ambon dengan selamat. Saya tiba dibandara dan selama perjalanan dari jayapura ke ambon saya bertemu dengan beberapa teman CPNS yang tujuannya sama dengan saya. Berkenalan dipesawat dan dibandara kami transit. Tiba dibandara di Ambon saya dijemput dengan seorang ibu yang saya anggap sebagai tante saya sendiri. Kami berkenalan di Simak BMN di Lembang sama-sama orang toraja. Beliau mengantarkan kami ke Balai Diklat tempat kami akan melaksanakan Prajabatan. Pertama masuk gerbang saya merasakan tempat yang sangat-sangat asing sekali. Malas, dan gak tau apa yang terjadi dihari-hari mendatang selama kami prajab.  Akhirnya saya menemukan kamar saya, saya mendapat tempat tidur yang biasa2 tidak seperti dengan kamar2 dilantai I yang tempat tidurnya Spring Bad... Ada rasa kecemburuan awalnya, saya sekamar dengan 2 kakak-kakak yang seangkatan dengan saya di Pelatihan tersebut, kak sara dan kak damaris.

Kami bertiga semuanya adalah berasal dari suku toraja. Gambaran awal yang ada ya mereka masih asing bagi saya,saya baru aja bertemu mereka , gak kebayang selama 24 hari saya menghabiskan waktu bersama-sama mereka. Saya aja sama kedua sodara perempuan saya terkadang tidak cocok, Namun Puji Tuhan lambat laun kami ber 3 kompak baik itu Mau makan, tidur, mandi, kerja, belajar dan bercerita. 
Tibalah dihari yang sangat penting, Pembukaan Prajabatan Gol III, kami Bertemu antara satu dengan yang lain, yang awalnya saya bertemu dengan satu dua orang namun sekarang saya berhadapan dengan 38 orang yang seangkatan dengan saya. Jadi jika dijumlahkan kami berjumlah 41 orang per angkatan. Sungguh kami betul2 dibina, dibentuk menjadi seseorang yang bisa beradaptasi dengan lingkungan baru, terutama dengan orang-orang yang selama 24 hari menjadi keluarga baru di Ambon. 
Hari pertama kami mendapatkan kelas kami semua masih gengsi untuk berkenalan leih dekat. Ada yang masih malu-malu namun ada juga yang sudah bisa berbaur. Saya termasuk orang yang kurang berbaur karena mungkin keadaannya yang masih sangat2 asing bagi saya. Tapi kalau sudah tau aslinya saya termasuk orang yang menyenangkan kok, cuman sedikit cepat tersinggung :)..
Semuanya berjalan hari demi hari seperti layakya kami bersekolah lagi waktu duduk di bangku SMA. Kami belajar sesuai dengan jadwal pelajaran yang sudah disediakan panitia. Melihat jadwal itu kami macam ingin teriak, jarang ada waktu bermain kebanyakan waktu digunakan untuk belajar, sangat2 membosankan. Apalagi rata2 dikelas saya, hampir semua berlatar belakang pendidikan yang lebih dari saya, ada yang sudah menyandang Gelar S2, ada dosen lah ,ada Gurulah banyaklah yang lebih pintar dan lebih cakap berbicara daripada saya dan berpengalaman,sedangkan saya baru beberapa bulan lulus kulaih S1. Namun kami tetap diajarkan untuk belajar bekerja sama, kompak, saling mengasihi, mau berbagi, dan mau mengerti. Semakin hari kami semakin akrab, meskipun banyak hal-hal kecil yang masih menggunakan keegoisannya kita. Akhirnya rasa tidak enak pun ada. Tapi semuanya bisa diselesaikan dengan baik. Ntah itu Masalah Cinta, Masalah Perbedaan pendapat, masalah uang, dan masalah-masalah lainnya.



Para Panitia sungguh bikin kami tegang, kadang2 baik kadang2 jahat, Tapi kebanyakan baiknya   :).Namun kata yang paling kami bosan dengar adalah."Ingat Resume besok dikumpul"
dibalik kesangaran wajah mereka tersimpan sejuta kasih sayang dan senyum yang mereka tutup rapat2 (PAK ADE), Dibalik kelembutan dan perhatiannya kepada kami sanjungan kami selalu utarakan dari mulut kami (PAK YAN), Keakraban yang dibangun dan pengawasan yang baik, serta Kebijaksanaannya setiap hari di kelas kepada kami membuat beliau tak asing bagi kami (PAK DIRMAN). Ini sejarah baru bertemu dengan Orang Tua yang baik seperti Panitia Angkatan III.
Begitu juga para pengajar (WI) juga selalu memberikan kami Ilmu baik secara materi maupun praktek. Meskipun kami terkadang jenuh dan mengantuk setiap dikelas namun kami tetap berusaha menyerap sedikit demi seidkit apa yang beliau berikan.kepada kami terutama kedisplinan sebagai PNS.
Nah ini dia, teman-teman se asrama, se angkatan, seperjuangan yang penuh dengan karakter yang tentu berbeda-beda.Inilah beberapa aktivitas kami sebagai anak-anak Diklat Prajabatan Gol III.

Foto-Foto Bareng Setelah Acara Penutupan  Di depan Asrama B.


Setiap pagi kami harus bangun Pukul 04.00 WIT  karena sekamar 3 orang makanya kami harus antri mandi, sampe2 terkadang saya gak mandi kalau mau ibadah karena gak sempat hehehe,,,Setelah ibadah pagi kami harus siap-siap untuk mengikuti senam pagi ya itupun harus sesuai dengan jadwal senam karena guru senam kami tidak setiap pagi memberikan materi. Senam favourite yang kami sering lakukan adalag senam jantung sehat dan Dero,,,:)

jadi kangen nee.... Namun kalau tidak ada senam kami kembali ke kamar dan jujur saya yang paling sering naik tempat tidur kembali untuk melanjutkan tidur saya yang kurang. Ini semua terkadang gara-gara buat resum malam-malam bikin kepala sakit aja. Setelah kami mandi dan memakai seragam kami menuju ruang makan, kami mendapatkan sarapan setiap pagi. Jam Tengah 08.00 WIT prittt...priitt...pritt...priitt peluit dari panitia mulai terdengar. Beliau biasanya membunyikan peluit lebih dari 3 kali.

ID card saya
Kami mulai melaksanakan apel pagi, pada saat itulah pemeriksaan mulai dari seragam, perlengkapan dan yang paling penting adalah ID Card yang kami harus pakai setiap mengikuti aktivitas resmi dalam mengikuti Mata Diklat.Yang Paling menegangkan Adalah Memeriksa ID Card , kami sering terkecoh, lupa dan terlalu anggap remeh. Namun tetap tidak pandang bulu, siapa pun  yang tidak pakai ID Card siap2 dapat hukuman.


Seriusnya diriku^^

Suasana Belajar dikelas Ketika pembagian kelompok,,Lihatlah diriku setiap kali berada dalam kelompok saya dipercayakan sebagai Notulen hehehe :D. Pada saat-saat dikelas kami belajar disinilah kami bisa bertatap muka lebih leluasa. Karena apabila kami sudah keluar dari kelas kami lebih sering melakukan aktivitas dan kesibukan malam hari sendiri-sendiri. Ada yang main ke asrama lain ada juga yang mengurung diri dikamar, ada yang kumpul-kumpul diteras, ada yang online, dan ada yang keluar jalan-jalan disekitar lingkungan asrama pokoknya banyak aktivitas yang kami lakukan masing-masing. Tetapi dikelaslah kami bisa bertemu lebih lama, berinteraksi, bergaul, bercanda, serius dan tidur hehehe. Ya dikelaslah kami juga menyempatkan waktu untuk tidur, Karena rasa ngantuk yang beratlah kami akhirnya bisa tidur dan tidak menerima materi dengan baik. Namun ada kiat-kiat khusus yang membuat kami lepas dari rasa ngantuk yaitu membuat resum. Daripada kami harus begadang kami akhirnya lebih memilih membuat dikelas curi-curi waktu, jangan sampai WI melihatnya. Bagi saya pada saat membuat resume dikelas saya berusaha membagi pikiran dan memberikan pendengaran saya sepenuhnya kepada WI, takutnya tiba-tiba diberikan pertanyaan saya tidak bisa menjawab karena asyik dan sibuk sendiri. Setiap harilah kami begini, belajar, berdiskusi , dan berasik-asik ria dikelas.

Ditempat inilah Budaya antri kami tingkatkan. Kami berada dalam ruangan ini  bisa 5 kali dalam sehari, disinilah kami menghabiskan waktu untuk makan bersama, baik itu makan snack atau makan nasi. Makanan Favourite Diklat kami adalah Cakalang....Ampun DJ kalau gak digoreng, disaus, dan disantan, selama 24 hari makan ayam kami bisa hitung dengan jari, kurang lebih sekitar 5 kali. Namun bagi kami cakalang bukan makanan favourite  tapi makanan yang kami tidak suka,, BOSAN Boo.... 

Perhatikan Gaya Bapak Adri yang sedang asyik menikmati waktu luangnya untuk tidur siang...Kalau kegiatan yang satu ini semua angkatan paling suka, anak-anak paling senang, kami biasanya diberikan kesempatan paling sedikit tidur siang jam 1 sampai jam 2. Karena teman-teman kami yang muslim harus menjalankan sholat.
Lihatlah waktu hampir malam, lelah melekat di tubuh, namun kami tetap membagikan hari-hari kami dengan senyuman. Aksi para bapak-bapak angkatan 3 ini, dibalik kedewasan mereka sebagai orang yang lebih Tua dari saya, tapi disinilah mereka menjadi teman yang sangat asyik dan nyaman. Mampu berbaur dengan saya, bermain bagaikan anak-anak ABG dan tertawa ria bersama dan yang paling saya suka mereka juga mempunyai hoby yang sama yaitu Foto. Hampir semua kami sekelas suka berfoto hehehe.... Pokoknya Asiklah, ^_^
 Suasana Malam Hari, Bersantai, Bergurau, Dan Kegiatan latihan Nyanyi.... meskipun belajar dari pagi sampai malam tapi sungguh semangat kami tetap ada, demi tampil dihari penutupan Diklat Prajabatan. Kami bangga karena angkatan III termasuk angkatan yang menjadi patokan untuk angkatan2 lain termasuk kreativitas kami yang diluan dalam menciptakan ide untuk menyanyi di acara penutupan Diklat Prajabatan Gol III.





Nah setelah semua kegiatan selesai kami lakukan, kami akhirnya harus kembali ke kamar untuk beristirahat. Kami sekelas berada dalam satu asrama. Pukul 20.00 WIT kami harus kembali ke ruang makan untuk makan malam. Setelah makan malam kami kembali ke kamar kami masin-masing.Siap2 Menulis resume yang dimana 1 Mata diklat kami harus Membuat resume sebanyak 5 halaman. Ampun kadang2 tak mampu Membuat karena 1 modul itu isinya sangat tebal. Akhirnya kami tidur sampai larut malam. Besoknya mengantuk dikelas dan akhirnya kami rata2 dikelas hampir ketiduran...




My Galery :

Aktivitas kami di Balai diklat

Melalui Prajabatan ini kami Bisa Berkumpul dengan suku kami jadi kayak Arisan dech :)




Lihat gaya Kami dikelas...:) Belajar sambil bermain

Waktu Luang setelah Kerja bakti

Selama 24 hari kami terpisah dari keluarga, kami pergi dengan berat hati , namun waktulah yang menjawab. Kami Ke Ambon tujuannya Belajar namun Bukan hanya Pelajaran dari Balai Diklat saja yang kami peroleh namun Pelajaran tentang kehidupan, tentang kebersamaan, dan tentang Perpisahan kami dapatkan. Kami berterima kasih , karena dengan prajabatan ini kami memperoleh Keluarga Yang Baru. Kami berpisah bukan untuk saling melupakan , tetapi kami akan menjadikan ini , sebagai kenangan yang tidak pernah dilupakan dalam kehidupan kami.
Biarlah senyum yang kami keluarkan menjadi semangat yang akan kami kenang dalam hidup kami. Biarlah amarah yang kami rasakan menjadi pelajaran untuk membentuk kami menjadi Pribadi yang lebih sabar. Biarlah waktu yang kami lewatkan menjadi memory yang berharga dan akan terukir selama-lamanya.  Kami berharap suatu saat nanti waktu mempertemukan kami semua kembali seperti waktu kami Prajabatan. Miss You All...
Tuhan Memberkati Kita Semua Angkatan III.

  
See You Next Time...

THE END

Thursday, 20 October 2011

Berkenalan dengan CINTA...

Ketika Cinta Mulai datang, Apa yang ku pikirkan dan ku rasakan tak sanggup ku mengerti...!!
Dengan Nama Tuhan,,, Cinta ku hanya berlaku untuk 1 orang yang tepat dalam hidup dan matiku...




Berkata Cinta, berarti berkata tentang hati... banyak janji, banyak sumpah yang dikeluarkan demi cinta. Kalau Aku tak memilikimu seumur hidupku, Aku lumpuh dan tak berdaya... salah satu kalimat yang membuktikan bahwa cinta bisa melakukan apa saja, sekalipun itu harus membunuh.
Yang Perlu kita ketahui, pada dasarnya Cinta diciptakan karena Allah mengasihi kita terlebih dahulu, Allah yang mengenalkan cinta kepada kita melalui wujud ciptaannya yang besar. Dia mampu merasakan sedalam - dalamnya apa yang kita rasakan, mungkin kita bisa berkata lain tentang isi hati kita namun itulah Allah Dia mengetahui apa yang kita rasa. Dari sini kita dapat melihat bahwa Cinta itu sangat 'PEKA'. Peka berarti sensitif dengan segala bentuk respek yang terjadi dan timbul karena adanya cinta. Allah juga dapat memberikan apa pun yang kita mau, tanpa memandang siapa kita.Itu berarti kita diajarkan bahwa Cinta itu 'IKHLAS'. Kemarin Aku Sakit, Kemarin Aku rela Melihat Kau Bersamanya, Melihat Ketidaknyamanan ini Aku Tidak Mampu Hidup lagi, Aku akan Biarkan Hari-Hariku Untuk mengingat kau dengan penuh rasa sayang dan cintaku. Ungkapan yang mengalir dari hati karena harus mengorbankan segala rasa sayang dan cinta yang besar. Allah juga bisa melakukan lebih dari ucapan kalimat cinta tersebut. Untuk itu kita diajarkan untuk memberikan 'PENGORBANAN' apabila kita mencintai seseorang. Oleh sebab itu, Mengertilah Cinta dengan caranya, baik ketika cinta itu mulai tumbuh sampai menetap dalam hati. Menangkanlah Cinta dengan kekuatannya, baik ketika kau susah mendapatkannya maupun dengan mudah kau menemukannya.
Menikahlah dengan Nama TUHAN jika dia memenuhi Kriteria CINTA (peka,ikhlas,dan pengorbanan)


Dengan segenap isi hatiku, rasa-rasanya Air mataku ingin jatuh ketika kau menikahiku...
Diberkatinya Aku dan Dirimu diatas Janji Kudus..
Dibenarkan jalan Cintaku dan Cintamu Ketika Kau memutuskan untuk hidup denganku..
Diberikan Kehidupan yang abadi bersama - sama denganku...
Dikasihi Allah sampai Aku dan Kau mendapatkan karunia Buah Hati..
Dikuatkan dengan segala pencobaan baik pengembangan diri dalam Cinta Kita...
Dikabulkan segala doaku dan doamu ketika kita memanjatkannya...
Diakhiri dengan menutup Usia Atas Panggilan Allahku....



Created_Riaqyuedition2011

Monday, 8 August 2011

Gambaranku Jika Aku Menjadi Orang Tua,

Didikanmu yang keras terkadang membuat aku berpikir bahwa aku tidak sempurna menjadi anak, banyak orang lain yang bebas dari kekangan orang tua, andai Aku seperti mereka......!!

Semakin berkembangnya zaman sekarang, membuat perkembangan anak juga semakin maju, cara bergaul mereka. pandangan mereka, bahkan tingkah laku mereka jauh berbeda dengan kehidupan kedua orang tua mereka dahulu. Mereka lebih cepat merasakan kepekaan yang mereka jalani dan yang mereka lakukan. Itu semua tergantung dari situasi mereka dan keadaan lingkungan mereka yang membentuk mereka menjadi pribadi yang baik. Salah satunya adalah sikap dan kebijaksanaan kedua Orang tua mereka, ada para orang tua yang tau dan mampu menangani anak-anaknya dimasa sekarang. Peranan orang tua dalam perkembangan anaknya justru merupakan kunci utama bagi orang tua untuk mengenal pribadi anaknya sendiri. Anak-anak cenderung akan berontak jika keinginan mereka ditentang, apalagi hal yang mereka inginkan adalah sesuatu yang berharga. Kita sebagai orang tua tidak bisa menyalahkan hal ini sepenuhnya kepada kaum anak, justru kita diberikan tugas dan kewajiban yang besar untuk memberikan pengertian apabila kita melarang mereka melakukan ini maupun itu. Sederhananya kita selaku orang tua harus jauh lebih memberikan sikap yang tenang dalam menghadapi situasi apapun. Ketika anak - anak kita mulai marah dan berontak akan sikap kita, mari kita sebagai orang tua mengoreksi diri dan melihat lebih peka lagi apa yang membuat anak-anak kita merasa tidak nyaman akan sikap kita. Jangan kita membalas mereka dengan marahan atau tindakan yang bisa membuat mereka sakit hati. Kita tidak boleh lupa bahwa Tuhan memberikan kita anak sebagai anugerah yang sangat besar, tanggung jawabnya juga besar seumur hidup. Oleh sebab itu jadilah orang Tua yang mengerti lebih dalam keinginan anak, jika keputusan yang diambil orang tua tidak menjawab keinginan anak,maka kita mencari jalan yang baik dengan membuka komunikasi yang baik dengan anak, dan Berbicaralah ibaratnya kita adalah teman mereka bukan musuh mereka. Pasti anak - anak akan jauh merasakan ketenangan yang diciptakan dari kedua orang tuanya. Jangan sampai kita mengeluarkan kata - kata yang tidak membangun Pribadi anak - anak kita, jangan kita mengucapkan sumpah yang dapat menyakiti hati anak-anak kita. Tetapi justru Doa yang membangun , Doa yang baik yang patut kita angkat buat anak-anak kita.
Anak-anak akan bertumbuh menjadi Dewasa dan dari dewasa mereka juga akan mengenal rasanya jadi orang tua. mereka akan mengambil contoh didikan dari apa yang kita berikan kepada mereka. Mereka akan meniru segala sesuatu yang sudah kita perbuat kepada anak-anak kita. Oleh Sebab itu Bersikap manislah, dan jadilah Orang Tua yang memberikan contoh yang baik dalam mendidik anak - anak, hingga kelak anak kita bisa mengambil contoh yang baik bagi cucu - cucu kita.
Tuhan memberkati kita, sebagai Orang Tua maupun sebagai Anak....

Sunday, 17 July 2011

Air Mata

Semalam air mataku berlinang, bercucuran seperti air hujan yang membasahi bumi. Kegelisahan dan ketidaktenangan dalam perasaan membuat aku diperdaya dengan air mataku, air mataku membasahi mataku , membuat hatiku merengek dalam tangisanku.

Dari penggalan kalimat diatas dapat kita lihat situasi yang menggambarkan keadaan seseorang yang sedang menangis karena ketidaktenangan yang ia rasakan. Air mata yang ia keluarkan merupakan hasil yang terlihat jelas pada saat ia menangis. Dengan demikian ada hal yang menarik yang perlu kita perhatikan dari kondisi diatas ,yaitu Air mata. Air mata adalah wujud yang kita keluarkan pada saat kita sedang menangis. Menangis mungkin identik dengan rasa pada saat kita sedang sakit hati , marah, jengkel, sedih dll, sebaliknya tertawa identik dengan rasa senang, jatuh cinta, dll. Namun dari 2 situasi diatas dapat menghasilkan 1 wujud yaitu air mata. Kita menangis mengeluarkan airmata, kita juga tertawa terkadang mengeluarkan air mata. Dari sini kita bisa lihat bahwa setiap apa pun yang kita alami Allah tidak melepaskan kita dari air mata. Justru karena air mata mempunyai fungsi yang banyak Allah membiarkan air mata akan selalu mengalir dalam kehidupan kita. Bukan karena Allah sanggup melihat kita menangis atau membiarkan kita terbawa terus dengan kesedihan, tetapi dari air mata yang sudah dikeluarkan akan ada 1 kekuatan yang tercipta dengan sendirinya setelah kita mengeluarkan semuanya melalui tangisan.
Semuanya terlihat jelas dalam kehidupan kita sehari-hari, banyak manusia terlebih khusus para lelaki yang malu menunjukkan keadaannya dan mengekspresikan keadaannya dengan menangis. Padahal menangis justru merupakan satu ekspresi yang bisa membuat keadaan didalam diri manusia jauh lebih tenang. Berbeda dengan kaum wanita, yang selalu mengekspresikan situasi yang ia alami melalui tangisan, setelah mereka menangis seorang wanita akan merasakan lebih berarti, meskipun hanya menangis yang mereka bisa lakukan. Oleh sebab itu mari kita temukan kenapa menangis itu perlu dan sangat baik bagi kita semua.
Diatas sudut mata kita ada kelenjar yang disebut kelenjar air mata (lakrimal), melalui kelenjar inilah air mata dikeluarkan. Ternyata air mata yang keluar dapat berfungsi membersihkan mata kita, membunuh beberapa bakteri yang ada disekitar mata kita, selain itu juga Air mata dapat menurunkan tingkat emosional didalam diri kita. Perlu kita ketahui, bahwa air mata berasal dari darah. Darah akan mengalir masuk ke dalam kelenjar air mata, kemudian melalui dinding sel terjadi penyaringan sehingga unsur warna merah yang terdapat dalam darah tidak kelihatan lagi dan menghasilkan cairan bening yang disebut air mata. Kadar yang terkandung dalam air mata juga bisa berbeda-beda sesuai dengan situasi yang kita hadapi baik itu senang maupun sedih. Airmata yang ke luar pada saat merasa rileks ini disebabkan karena adanya rangsangan pada saraf yang membuat rileks badan dan jiwa (senang) dinamakan saraf parasimpatik. Ciri-ciri airmata ini adalah ke luar dalam jumlah yang banyak, rasanya hambar, dan mengandung banyak kalium. Lain halnya pada saat kita sedang marah .Airmata yang keluar pada saat perasaan tidak tenang ini terjadi karena adanya rangsangan pada saraf simpatik (saraf yang menyebabkan rasa tegang pada badan dan perasaan). Kekhasan airmata ini adalah jumlahnya relatif sedikit dan rasanya asin karena mengandung banyak natrium. Air mata yang dikeluarkan pada saat menangis ternyata adalah cairan yang mengandung racun, sehingga bukan hal yang rugi apabila kita menangis, karena tanpa disadari dengan menangis kita bisa lebih jauh hidup sehat. Inilah bukti bahwa Allah mengasihi manusia lewat air mata yang Ia berikan. Manusia berpikir mengeluarkan air mata adalah hal yang memalukan, tapi ternyata apa maksud dari Allah memberikan air mata manusia tidak akan pernah memahaminya. Karena apa yang dipikirkan Allah tidak dapat dilampaui oleh manusia. manusia bisa saja berspekulasi tentang ini itu, tetapi Tujuan Allah tidak ada yang tahu, semuanya pasti diberikan dalam keadaan baik, walaupun jalannya tidak selalu baik. Allah akan selalu mengasihi kita senantiasa, meskkipun kita harus menangis tersendu-sendu, karena akan ada kerugian bagi mereka yang tidak pernah menangis.


Aku menuliskan kepada kamu dengan hati yang sangat cemas dan sesak dan dengan mencucurkan banyak airmata, bukan supaya kamu bersedih hati, tetapi supaya kamu tahu betapa besarnya kasihku kepada kamu semua
(2 korintus 2:4)



sumber : Alkitab, dinuho, http://www.RuangBerkas.com

Thursday, 14 July 2011

Dengan Cara Apa?

Kalau kita mengasihi seseorang bahkan membenci seseorang, pasti ada satu tindakan atau cara yang kita ambil untuk menyatakan apa yang kita rasakan. Setiap orang punya cara yang berbeda-beda untuk mengungkapkan semuanya itu. Mereka bisa menyatakan dengan kondisi mereka masing-masing, tergantung bagaimana mereka menyikapinya. Kemampuan kita untuk menyatakan apa yang kita mau atau apa yang kita rasa kepada sesama kita, membuat kita menginginkan suatu rasa timbal balik dari apa yang kita nyatakan.Mungkin kita dapat menyatakan dengan cara berbicara, gerakan tubuh, atau secara tulisan. Begitu juga Halnya dengan kita ,Kita adalah manusia yang penuh dengan pengharapan tidak bisa hidup sendiri dan tidak dapat menyelesaikan masalah kita hanya dengan melangkah sekali saja. Banyak lubang-lubang yang kita mesti lewati sebelum kita menemukan jalan yang bagus yang sudah diaspal dengan baik. Banyak cara yang kita bisa lakukan untuk mendapatkan yang kita inginkan didunia ini, Tapi jika apa yang kita inginkan tidak melalui keyakinan kita kepada Sang Khalik, tentu saja semuanya tidak akan pernah tercapai. Allah memberikan kepada manusia, berkat, karunia dan sukacita sesuai dengan kebutuhan mereka masing-masing dan tepat pada waktunya. Oleh sebab itu, jika kita tidak menjalin hubungan yang dekat dengan Sang Pencipta kita tentu saja tidak ada hubungan yang harmonis diantara kita dengan Allah. Dengan demikian kita dianjurkan oleh Allah untuk berkomunikasi kepada Dia , dengan betul-betul dan sungguh-sungguh berbicara dari hati ke hati. Allah menginginkan kita berdoa, menaikkan pengharapannya kita kepada Dia, menyatakan apa yang kita rasakan kepada Dia, dan Percaya kepada Dia. Dari situlah Allah melihat cara kita dalam menaikkan pengharapan kita lewat komunikasi yang indah melalui doa yang indah. Allah akan menjawab dan memberikan apa yang kita minta jika kita senantiasa berharap kepada Dia, semuanya diawali dengan Doa , kemudian berusahalah dan bekerjalah, Allah akan melihat Kesungguhan yang kita lakukan untuk mendapatkan apa yang kita harapkan.
Dari renungan di atas dapat kita simpulkan bahwa :
1. Sesuatu yang kita rasakan hendaknya kita sampaikan melalui cara kita masing-masing
2. Berdoa adalah Cara yang tepat untuk berkomunikasi kepada Allah dalam menyatakan pengharapan kita sebagai manusia yang lemah.
3. Keyakinan dan Iman yang bertumbuh dalam pengharapan kita membuat segalanya terjadi sesuai dengan yang Allah rancangkan kepada kita.

Berdoalah sebelum engkau bertindak, berserahlah sebelum engkau melangkah , karena Allah lebih tau apa yang akan terjadi sebelum kita melakukan segala macam cara untuk mendapatkan apa pun yang kita inginkan.
Jesus Bless You...

Sunday, 10 July 2011

Pernikahan


Ada beberapa bagian Hidup yang Patut kita Lihat dan jaga baik-baik. Ketika Kita diperhadapkan oleh satu masalah kita akan merasakan ketakutan dalam mengambil tindakan. termasuk halnya ketika kita berani mencintai seseorang dalam hidup kita, kita tidak pernah sadar bahwa itu merupakan masalah yang sangat besar apabila kita salah memilih. Kita diberikan kemampuan untuk peka merasakan apa yang sebenarnya diberikan Tuhan buat kita, termasuk cinta yang kita sanjung didalam kehidupan asmaranya kita. Oleh sebab itu Allah mengajarkan kepada kita, jika kita berani mencintai seseorang berarti kita berani menghadapi segala sesuatu yang kelak akan menimpa kita. Bukan berarti saya mengatakan bahwa mencintai seseorg adalah salah satu tindakan yang salah. Tidak demikian, karena kita bisa mempelajari dari Yesus Kristus , Ia mencintai BAPA di Sorga sehingga Ia Rela harus menderita , menerima kesakitan yang luar biasa, menerima cacian, bahkan menghadapi kematian hanya demi menebus semua dosa umat manusia. Demikian halnya kita, kita diajarkan untuk yakin pada satu keyakinan yaitu kepada BAPA di Sorga memalui penderitaan Yesus Kristus. Begitu juga cinta yanng kita putuskan untuk hadir didalam kehidupan kita adalah tanggung jawab besar kita kepada Allah, apalagi kita berani mengucapkan janji kudus untuk hidup bersama-sama didalam Kristus merupakan suatu perjanjian yang apabila kita langgar sangat besar resiko dan dampaknya. Pernikahan yang hendak kita lakukan hanya dapat kita nikmati dan diijinkan sekali dalam seumur hidup, Jika lebih dari satu maka kita seudah menyalahi apa yang Allah ajarkan kepada kita. Kita menggambarkan seperti satu dari anggota tubuh tidak bisa lepas dari anggota tubuh lainnya, demikian juga halnya dengan pernikahan, Apa yang sudah dipersatukan Allah tidak dapat diceraikan manusia. Jika Hal itu terjadi , sama saja kita menyeleweng kepada allah lain yang sebenarnya tidak pernah mendatangkan karunia selain Allah yang Esa.
Dari renungan diatas, kita diajarkan untuk :
1. Melihat apa yang menjadi bagian penting dari kehidupan kita, dengan cara lebih peka
merasakan apa yang Tuhan berikan baik itu berkat maupun cobaan dan penderitaan.
2. Kita boleh memutuskan suatu keputusan yang penting dalam kehidupan kita, karena Allah memberikan kita hikmat dan kemampuan untuk mengambil tindakan, tetapi semuanya itu harus berjalan seturut dengan apa yang Bapa ajarkan kepada kita.
3. Apa yang kita sudah putuskan terutama mengenai janji kudus kita kepada Bapa tidak
sekalipun kita berhak melanggarnya dan mengabaikan karena apa yang kita perbuat di dunia semua akan dipertanggungjawabkan dihari yang terakhir, yaitu hari dimana saat Dia datang untuk ke dua kalinya......
"Tuhan Memberkati"